Situs Berita dan Informasi Teknologi, Media Sosial, Dll.

Kuliner

Surga Kuliner Ramadhan Di Taman Heulang Bogor

Dewa Case – Salah satu alasan mengapa Taman Heulang menjadi titik kumpul utama saat Ramadhan adalah udaranya yang segar. Dikelilingi pohon-pohon besar dan hamparan rumput yang tertata rapi, menunggu waktu berbuka di sini tidak terasa membosankan. Pengunjung biasanya datang sejak pukul 16.00 WIB untuk sekadar berjalan santai, membawa anak-anak bermain, atau duduk lesehan di sekitar trotoar yang bersih sambil menikmati semilir angin Bogor.

Berbeda dengan pasar kaget yang seringkali membuat sesak, tata letak pedagang di sekitar Taman Heulang relatif lebih teratur. Hal ini memberikan kenyamanan ekstra bagi pemburu takjil yang ingin memilih hidangan tanpa harus berdesak-desakan secara ekstrem.

Ragam Takjil Tradisional yang Menggugah Selera

Bicara soal kuliner Ramadhan, menu tradisional tetap menjadi primadona. Di Taman Heulang, Anda akan menemukan deretan penjual Kolak Pisang, Biji Salak, hingga Bubur Sumsum dengan gula aren asli yang kental. Jangan lewatkan pula camilan khas Bogor seperti Lumpia Basah yang dimasak langsung di tempat, memberikan aroma bawang putih dan bengkuang manis yang sangat menggoda saat hari mulai gelap.

Selain itu, gorengan hangat—mulai dari bakwan jagung yang renyah hingga tempe mendoan lebar—selalu menjadi incaran pertama para pengunjung untuk membatalkan puasa. Harganya pun sangat bersahabat di kantong, menjadikan tempat ini destinasi inklusif bagi semua kalangan.

Inovasi Kuliner Kekinian di Pinggir Taman

Tidak hanya menu tradisional, Taman Heulang juga mengikuti tren kuliner modern. Para pelaku UMKM di sini sangat kreatif dalam menyajikan menu-menu viral. Anda bisa menemukan Es Semangka India yang segar, Thai Tea, hingga berbagai olahan Ayam Korea dan Croffle.

Bagi pecinta minuman dingin, pilihan di sini seolah tidak ada habisnya. Mulai dari es campur buah segar, es dawet ayu, hingga minuman boba kekinian hadir untuk menghapus dahaga setelah seharian berpuasa. Keberagaman ini membuat Taman Heulang sangat cocok dikunjungi oleh keluarga karena selera anak muda dan orang tua bisa terpenuhi di satu lokasi yang sama.

Lauk Pauk untuk Menu Buka Puasa Berat

Setelah membatalkan puasa dengan yang manis, pengunjung biasanya beralih mencari makanan berat. Di sekitar Taman Heulang, tersedia banyak pilihan untuk dibawa pulang atau dimakan di tempat (bagi yang menyediakan area duduk). Anda bisa menemukan Nasi Kebuli dengan aroma rempah yang kuat, Sate Padang, hingga Mie Glosor—kuliner ikonik Ramadhan khas Bogor yang biasanya disajikan dengan sambal kacang pedas.

Kehadiran pedagang lauk pauk matang seperti ikan bakar, ayam goreng serundeng, dan aneka tumisan sayur sangat membantu para ibu rumah tangga atau pekerja yang tidak sempat memasak di rumah. Kualitas rasa yang ditawarkan pun tidak kalah dengan restoran formal di pusat kota.

Tips Nyaman Berburu Takjil di Taman Heulang

Agar pengalaman ngabuburit Anda maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mengingat Bogor adalah “Kota Hujan”, sangat disarankan untuk membawa payung atau jas hujan ringan karena hujan sore hari seringkali turun tiba-tiba. Selain itu, datanglah lebih awal (sekitar pukul 15.30 WIB) jika Anda membawa kendaraan pribadi agar mendapatkan posisi parkir yang nyaman, karena semakin mendekati waktu berbuka, akses jalan di sekitar taman akan semakin padat.