3 Makanan Indonesia Terfavorit Jay Idzes Kelezatannya Bikin Kuliner Italia Pun Kalah
DEWA CASE — Pemain sepak bola muda berbakat Indonesia, Jay Idzes, baru-baru ini berbagi tiga makanan favoritnya dari tanah air dalam sesi wawancara eksklusif dengan Bola.net. Menariknya, menurut Jay, cita rasa makanan Indonesia mampu menyaingi kuliner internasional, bahkan masakan Italia yang selama ini terkenal di seluruh dunia.
Jay Idzes, yang kini meniti karier profesional di Eropa, mengaku selalu menyempatkan diri menikmati kuliner khas Indonesia setiap kali pulang ke Tanah Air. Ia menilai makanan lokal tidak hanya kaya rasa, tetapi juga memberikan energi dan kenangan tersendiri yang sulit didapatkan di luar negeri.
1. Rendang – Sang Juara Kelezatan
Rendang menjadi favorit utama Jay Idzes. Ia mengaku selalu ketagihan dengan daging empuk yang dimasak lama dengan rempah khas Minang. Menurut Jay, kekayaan rempah dan perpaduan santan membuat rendang memiliki rasa kompleks yang sulit ditandingi masakan Eropa mana pun.
“Setiap kali saya makan rendang, rasanya benar-benar berbeda. Tidak ada pasta atau saus Italia yang bisa menyaingi perpaduan rasa rempah dan santan ini,” kata Jay sambil tersenyum.
2. Soto Betawi – Hangat dan Menggugah Selera
Makanan kedua yang masuk daftar favorit Jay adalah Soto Betawi, sup daging yang kaya cita rasa dengan kuah santan dan bumbu rempah. Menurutnya, soto Betawi adalah comfort food yang selalu membuatnya merasa seperti di rumah.
“Rasanya hangat dan kaya, cocok disantap kapan saja. Di Eropa, saya jarang menemukan hidangan yang memberi rasa ‘homey’ seperti ini,” ujarnya.
3. Nasi Goreng – Ikon Kuliner Nasional
Tidak lengkap rasanya tanpa menyebut nasi goreng, salah satu ikon kuliner Indonesia yang dikenal luas hingga mancanegara. Jay mengaku sering membuat nasi goreng sendiri saat tinggal di Eropa, karena selain mudah dibuat, rasa nasi goreng mengingatkannya pada suasana keluarga dan teman-teman di Indonesia.
“Nasi goreng itu simple tapi lezat. Bahkan teman-teman saya dari Belanda sampai heran, karena rasanya jauh berbeda dibandingkan versi di luar negeri.”
Kuliner Indonesia vs Kuliner Internasional
Dalam pernyataannya, Jay menekankan bahwa kelezatan makanan Indonesia tidak kalah dibandingkan kuliner Italia atau Eropa lainnya. Menurutnya, penggunaan rempah segar, teknik memasak yang unik, dan kekayaan bahan lokal membuat makanan Indonesia memiliki karakter yang khas dan sulit ditiru.
“Orang Eropa selalu bilang pasta atau pizza itu yang terbaik, tapi menurut saya, kuliner Indonesia itu jauh lebih beragam dan berani dalam rasa.”
Pesan untuk Generasi Muda
Jay Idzes juga menyampaikan pesan kepada generasi muda untuk terus mencintai kuliner lokal. Ia percaya bahwa apresiasi terhadap makanan tradisional adalah bagian dari menjaga budaya dan identitas bangsa, meski meniti karier internasional.
“Kalau kalian bisa mencintai dan mengenal makanan sendiri, kalian juga akan lebih menghargai budaya Indonesia. Itu penting, sekaligus bikin kalian tetap ‘nempel’ sama rumah walau jauh di luar negeri,” imbuhnya.
Dengan pengalamannya di Eropa, Jay Idzes menjadi contoh bahwa kecintaan terhadap kuliner lokal tidak hilang meski terpapar budaya asing, dan rasa makanan Indonesia tetap mampu mengalahkan selera internasional di hati setiap orang.
Konten ini sekaligus menegaskan bahwa kuliner Indonesia tidak hanya lezat untuk dinikmati, tetapi juga kaya cerita, sejarah, dan identitas budaya yang membuatnya selalu istimewa di mata warga Indonesia maupun penggemar dari luar negeri.
