Bantuan Pangan 10 Kg Beras Untuk 8.121 Warga Nunukan
DEWA CASE — Pemerintah kembali menyalurkan bantuan pangan untuk periode Oktober hingga November 2025 kepada 8.121 warga Nunukan. Bantuan yang bersumber dari Bappenas dan disalurkan melalui Bulog Cabang Tarakan ini memasuki tahun kedua pelaksanaan.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Nunukan, Wiwin Indrayanti, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya pemerintah pusat untuk memperkuat pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.
“Kita bersyukur dengan bantuan ini, terutama beras karena itu kebutuhan utama masyarakat,” ujar Wiwin ketika dikonfirmasi, Minggu (16/11).
Baca Juga:3 Alasan Perekonomian Uni Eropa Lumpuh, Salah Satunya Bantuan Militer untuk Ukraina
Wiwin menerangkan, selama setahun penuh, warga menerima satu karung beras 10 kilogram setiap bulan. Namun khusus untuk periode Oktober–November, bantuan ditambah dengan minyak goreng sebagai bentuk penguatan pangan.
Bappenas menggandeng Bulog sebagai pelaksana, sementara distribusi dilakukan bekerja sama dengan PT Pos. Kelurahan turut mendampingi proses penyerahan bantuan kepada warga. DKPP Nunukan berperan memastikan mutu pangan sebelum dibagikan.
“Kami memastikan kualitas beras tetap baik, petugas juga kami turunkan ke lokasi penyaluran.”
Penyaluran pun dijadwalkan dimulai minggu depan setelah rapat pemantapan bersama Bulog dan PT Pos.
Kecamatan Sembakung, menjadi wilayah dengan penerima terbanyak, yakni 715 warga dari 10 desa. Namun, terdapat kendala teknis di lapangan, sebagian warga tidak hadir pada minggu pertama sehingga pengawasan petugas menurun pada minggu berikutnya.
“Kadang ada miss sehingga penerima harus menunggu lebih lama. Tapi sejauh ini semua bantuan tersalurkan tanpa kendala besar,” jelasnya.
Dalam rapat koordinasi, muncul kembali keluhan terkait ketidaksesuaian data penerima dengan kondisi di lapangan. Sebagian kelurahan menilai ada warga yang sebenarnya sudah mampu namun masih tercatat sebagai penerima bantuan.
