Situs Berita dan Informasi Teknologi, Media Sosial, Dll.

Gadget

Gadget Flagship hingga AI akan Kuasai Tren Teknologi Indonesia di 2026

DEWA CASE Sejumlah pelaku industri teknologi melihat tahun 2026 akan menjadi fase yang cukup penting bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Para pakar memaparkan bagaimana perkembangan teknologi mulai dari kecerdasan buatan (AI), Gadget hingga sektor e-commerce dan fintech di tahun depan.

Dalam panel diskusi yang digelar Selular Media Network, Rabu, (26/11), Bramantiyoko Sasmito, Director Tech and Durables Commercial Lead NielsenIQ Indonesia melihat bahwa tren 2026 masih menjanjikan untuk sektor gadget.

Apalagi saat ini minat konsumen smartphone semakin bergeser dari yang awalnya perangkat entry-level (di bawah Rp5 juta) kini terus naik ke level mid bahkan ke kelas premium atau flagship.

Penjualan smartphone di kelas harga Rp5 juta Rp10 juta dan smartphone di atas Rp10 juta mengalami peningkatan hingga 32 persen sepanjang Januari September 2025, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Tak hanya itu, pertumbuhan smartphone 5G yang terus bertumbuh di Indonesia seiring dengan perluasan 5G.

“Penetrasi handphone 5G yang dibeli oleh konsumer itu mengalami kenaikannya luar biasa, sekarang ini sudah 50 persen plus 60 persen penjualan handphone itu pasti sudah 5G,” kata Bramantiyoko.

Berdasarkan dengan pertumbuhan tersebut, pasar gadget pun optimis akan ada peningkatan pertumbuhan di tahun 2026 nanti. 

“Tetapi dari survei kami, brand harus menyediakan produk yang diinginkan konsumen, misalnya durability, kualitas yang bagus hingga membangun kepercayaan konsumen terhadap brand,” tambah Bram.n yang mulus antar-perangkat.

Perusahaan teknologi nasional dan global melihat peluang tersebut sebagai momentum untuk memperluas pasar. Dengan mayoritas penduduk berusia produktif serta penetrasi internet yang semakin meluas, Indonesia dinilai sebagai salah satu pusat pertumbuhan teknologi terbesar di Asia Tenggara. Tahun 2026 pun diramalkan menjadi tonggak penting ketika teknologi tidak hanya menjadi gaya hidup, tetapi juga kebutuhan utama masyarakat.

Segmen smartphone flagship dipastikan tetap menjadi primadona pada 2026. Dalam beberapa tahun terakhir, tren peningkatan permintaan terhadap perangkat kelas atas semakin terlihat jelas, terutama di kalangan profesional, gamer, dan kreator konten. Produsen global seperti Samsung, Apple, Xiaomi, dan beberapa merek baru yang bermunculan dari Tiongkok serta Korea Selatan sedang mempersiapkan model flagship dengan kemampuan revolusioner.

Di tahun 2026, fitur kamera beresolusi sangat tinggi, layar ultra-cerah, dan chipset dengan performa AI terintegrasi akan menjadi standar baru. Bahkan, sejumlah produsen diperkirakan meluncurkan teknologi baterai generasi berikutnya berbasis graphene atau solid-state yang mampu mengisi daya penuh dalam hitungan menit dan memiliki umur pemakaian jauh lebih lama.

Selain itu, teknologi satelit langsung-ke-ponsel (direct-to-device) diyakini akan semakin populer pada 2026, memungkinkan pengguna tetap mendapatkan sinyal meskipun berada di lokasi terpencil tanpa jaringan operator. Indonesia, dengan kondisi geografis yang luas dan beragam, menjadi pasar ideal untuk penerapan teknologi tersebut.

Di sisi lain, perangkat wearable seperti smartwatch, kacamata pintar, dan earphone dengan fitur kesehatan tingkat tinggi juga akan meraih perhatian besar. Fitur pemantauan kesehatan seperti deteksi dini masalah jantung, pemindaian kulit, hingga analisis pola tidur berbasis AI akan menjadi nilai jual utama.

Baca juga :Pameran Foto Gastronomi Perkenalkan Ragam Kuliner Khas Makassar

Kecerdasan buatan (AI) diperkirakan menjadi teknologi paling dominan pada 2026. Implementasinya merambah seluruh sektor mulai dari kesehatan, pendidikan, perbankan, manufaktur, hingga hiburan. Keberadaan layanan AI generatif yang mampu membuat teks, gambar, suara, dan video secara instan membuat perusahaan berlomba meningkatkan efisiensi operasional dan kreativitas produksi konten.

Dalam sektor bisnis, penggunaan chatbot bertenaga AI akan menjadi standar baru untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan. Di dunia pendidikan, AI akan dipakai sebagai asisten belajar personal yang dapat menyesuaikan materi berdasarkan kemampuan setiap pelajar. Sementara di sektor kesehatan, AI menjadi alat penting dalam menganalisis rekam medis, menampilkan prediksi penyakit, dan memberikan rekomendasi tindakan medis secara lebih cepat dan akurat.

Indonesia juga diprediksi akan mengadopsi regulasi baru terkait penggunaan AI untuk menjamin keamanan, privasi, dan etika teknologi. Pemerintah tengah menyiapkan kerangka hukum yang memastikan AI digunakan secara bertanggung jawab, tanpa menghambat inovasi di sektor industri kreatif, startup, ataupun penelitian.

Seiring dengan pertumbuhan rumah pintar (smart home), teknologi IoT akan terus berkembang pesat di Indonesia pada 2026. Perangkat seperti smart door lock, lampu otomatis, kamera keamanan cerdas, serta peralatan rumah tangga berbasis koneksi internet semakin diminati. Harga yang makin terjangkau serta integrasi aplikasi yang lebih mudah membuat pengguna tidak lagi menganggap teknologi ini sebagai barang mewah.

Tren kehidupan serba otomatis juga akan meningkat berkat hadirnya asisten rumah berbasis AI yang dapat mengendalikan perangkat dalam satu ekosistem. Mulai dari membuka tirai otomatis, mengatur suhu ruangan, memeriksa stok kulkas, hingga memesan kebutuhan harian secara otomatis akan menjadi kebiasaan baru masyarakat urban Indonesia.

Indonesia dikenal sebagai salah satu pasar gaming terbesar di Asia Tenggara, dan pada tahun 2026 angka tersebut diperkirakan meningkat signifikan. Perkembangan gadget yang lebih kuat serta jaringan 5G yang makin stabil akan mendorong lahirnya lebih banyak e-sports profesional, kreator gaming, dan studio game lokal.

Kreator konten juga diuntungkan dengan kemajuan teknologi AI yang membantu dalam proses editing video, mixing audio, hingga pembuatan animasi dalam waktu jauh lebih cepat. Hal ini membuka peluang lebih besar bagi anak muda Indonesia untuk masuk ke industri kreatif digital dan memperoleh penghasilan dari berbagai platform global.

Melihat seluruh perkembangan tersebut, tahun 2026 diprediksi menjadi momentum penting yang mengubah wajah teknologi di Indonesia. Gadget flagship semakin canggih, AI menguasai berbagai lini kehidupan, IoT mendorong otomatisasi di rumah, dan industri konten berkembang luar biasa cepat. Kombinasi ini akan membawa Indonesia memasuki era teknologi baru yang lebih modern, efisien, dan terhubung.

Jika di tahun-tahun sebelumnya teknologi dianggap sebagai pelengkap, maka pada 2026 teknologi menjadi fondasi utama bagi masyarakat, bisnis, dan pemerintahan. Indonesia pun berada di jalur yang tepat untuk menjadi salah satu pusat inovasi digital terbesar di kawasan Asia.