Situs Berita dan Informasi Teknologi, Media Sosial, Dll.

Gadget

Motorola Rilis Moto Tag 2, Baterai Awet Hingga 500 Hari!

DEWA CASEMotorola secara resmi memperkenalkan Moto Tag 2, perangkat pelacak pintar generasi kedua yang diumumkan pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Moto Tag 2 hadir untuk pengguna Android yang ingin melacak barang-barang pribadi seperti kunci, dompet, tas, hingga sepeda dengan lebih mudah dan akurat. Peluncuran ini sekaligus menandai komitmen Motorola untuk memperluas ekosistem perangkat pelengkap pintar yang mendukung kehidupan sehari-hari.

Daya Tahan Baterai yang Menakjubkan

Salah satu fitur paling mencolok dari Moto Tag 2 adalah daya tahan baterainya yang mencapai hingga lebih dari 500 hari (±1,5 tahun). Motorola mengklaim bahwa peningkatan efisiensi daya ini menjadikan Moto Tag 2 salah satu perangkat tracker dengan masa pakai baterai terpanjang dalam kelasnya. Dibandingkan dengan generasi pertama yang hanya mampu bertahan sekitar 365 hari, perangkat anyar ini mencapai peningkatan yang signifikan berkat pengoptimalan komponen dan teknologi konektivitas terbaru.

Perangkat ini menggunakan baterai tipe CR2032 yang dapat diganti pengguna, sehingga setelah masa pakainya habis pemilik dapat dengan mudah memasang baterai baru sendiri tanpa alat khusus.

Teknologi Pelacakan Terkini: UWB dan Bluetooth 6.0

Moto Tag 2 tidak hanya unggul karena baterainya, tetapi juga dalam teknologi pelacakan. Perangkat ini dilengkapi Ultra-Wideband (UWB) dan Bluetooth 6.0 — sebuah peningkatan dari generasi sebelumnya. UWB memungkinkan pelacakan jarak dan arah secara real-time dengan akurasi sub-meter pada perangkat Android yang mendukung UWB, sementara Bluetooth 6.0 menyediakan koneksi hemat energi dengan jangkauan ideal untuk penggunaan sehari-hari.

Bluetooth terbaru ini juga mencakup Channel Sounding, fitur yang meningkatkan kemampuan perangkat untuk menghitung jarak secara lebih presisi di lingkungan dalam ruangan — di mana sinyal biasanya lebih sulit ditangkap.

Integrasi dengan Google Find Hub Network

Moto Tag 2 memanfaatkan Google Find Hub Network, jaringan pelacakan lokasi berbasis Android yang dipakai secara global. Melalui jaringan ini, lokasi perangkat dapat diperbarui oleh perangkat Android lain di sekitarnya, serupa dengan yang dilakukan oleh pesaing seperti Apple Find My Network. Integrasi ini memberikan keuntungan besar, terutama ketika tag tidak berada di dekat ponsel milik pengguna — selama ada perangkat Android lain yang ikut jaringan Find Hub, pelacakan tetap efektif.

Pengguna juga dapat berbagi lokasi tag dengan kontak tepercaya dan menerima notifikasi jika tag bergerak bersama seseorang tanpa izin, yang meningkatkan aspek keamanan penggunaan.

Desain, Build, dan Fitur Tambahan

Secara desain, Moto Tag 2 tampil ringkas dan ringan, memudahkan pengguna untuk memasangnya di berbagai barang tanpa membuatnya berat atau mencolok. Motorola menawarkan perangkat ini dalam dua pilihan warna—PANTONE Arabesque dan Laurel Oak—yang memberi kesan elegan dan modern.

Perangkat ini juga membawa rating IP68, yang membuatnya tahan terhadap debu dan air hingga kedalaman tertentu selama 30 menit. Ini merupakan peningkatan dari rating IP67 di model sebelumnya, sehingga Moto Tag 2 kini lebih tangguh terhadap cuaca dan penggunaan outdoor.

Selain itu, Moto Tag 2 dilengkapi tombol fisik multi-fungsi, yang bisa digunakan untuk:

  • Membunyikan smartphone terhubung meski dalam mode silent.
  • Berfungsi sebagai remote shutter untuk kamera ponsel.
    Fitur-fitur ini menambah nilai guna perangkat di luar sekadar pelacakan lokasi.

Cara Kerja dan Pengoperasian

Untuk penggunaannya, Moto Tag 2 perlu dipasangkan dengan aplikasi Moto Tag yang tersedia untuk perangkat Android dengan sistem operasi Android 9 atau lebih baru. Pengaturan awal sangat sederhana, hanya perlu mengaktifkan Bluetooth dan mengikuti instruksi dalam aplikasi untuk menautkan tag dengan ponsel.

Begitu terpasang, pengguna dapat melihat indikator baterai, lokasi terakhir tag, dan memicu ring dari aplikasi saat barang hilang di sekitar rumah atau kantor. Fitur precision finding dengan UWB akan menunjukkan arah dan jarak menuju tag ketika berada dalam jangkauan yang memadai.

Harga dan Ketersediaan Global

Motorola menetapkan harga mulai sekitar €39 (± Rp700 ribuan) untuk satu unit Moto Tag 2. Perangkat ini akan tersedia di berbagai wilayah seperti Eropa, Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, dan Asia-Pasifik dalam beberapa minggu mendatang. Saat ini belum ada konfirmasi resmi soal rencana peluncuran resmi di Indonesia.

Posisi Moto Tag 2 di Pasar Tracker

Dengan peningkatan baterai hingga 500 hari dan teknologi pelacakan yang lebih maju, Moto Tag 2 kini menjadi pesaing kuat di segmen item tracker, terutama bagi pengguna Android. Dibandingkan dengan perangkat sekelasnya, Moto Tag 2 menawarkan kombinasi ketahanan baterai tinggi, tahan air, pelacakan presisi (UWB), dan integrasi jaringan besar (Google Find Hub) — fitur yang sebelumnya banyak ditemukan di perangkat premium.

Pelacak Pintar dengan Baterai Kelas Atas

Peluncuran Motorola Moto Tag 2 menunjukkan bahwa Motorola serius dalam memperluas jajaran perangkat pelengkap pintar yang relevan di era IoT (Internet of Things). Dengan baterai yang tahan hingga lebih dari setahun, pelacakan akurat berbasis UWB dan Bluetooth 6.0, serta desain yang tangguh, Moto Tag 2 menghadirkan solusi efektif untuk masalah kehilangan barang sehari-hari.